0

Di era globalisasi saat ini tentunya ekspansi dan masuknya budaya negara lain ke indonesia sudah menjadi hal yang lumrah. Hal ini pun juga terasa pada masuknya budaya-budaya jepang ke indonesia. Berawal dari tanah yang air yang pernah diduduki oleh pemerintahan jepang maka selazimnya akan ada beberapa budaya yang ikut tertinggal. dan tidak sedikit pula masyarakat yang tahu akan hal tersebut. 

Zaman sudah berubah. Kini negara-negara maju tidak hanya menyebarkan kekuatan tetapi mereka berekspansi di bidang budaya. Jepang pun tidak luput dari hal tersebut. Lewat budaya Manga(komik) dan Anime(kartun/animasi) membuat merka bisa lebih mendunia. Belum juga sektor game dan industri lainnya juga mereka kembangkan. 

Bagi remaja zaman sekarang menonton Anime, bermain game, dan membaca manga mungkin merupakan hal yang wajar karena budaya itu sudah masuk ke indonesia pada era 90an. hingga saat ini industri anime manga dan game jepang sudah sangat berkembang dan dikenal secara luas. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya judul yang mereka keluarkan setiap tahunya. dan penggemarnya pun dari tahun ke tahun terus bertambah. 

Walaupun pada kenyataannya begitu, banyak pemikiran dari orang tua maupun masyarakat sekitar yang menganggap hobi tersebut adalah suatu hal yang bersifat kekanak-kanakan. Walaupun pemikiran tersebut tidak sepenuhnya salah tetapi di sini pendapat tersebut merea dapatkan dari kenyataan di lapangan seperti acara kartun di televisi, komik, dan game yang banyak digemari anak-anak jadi merak menganggap bahwa hal-hal tersebut bersifat kenanak-kanakan. Padahal segala macam produk pasti akan menyasasar beberapa umur tententu tidak cuma anak-anak dan pada industri ini pun banyak yang mengincar kaum remaja dan dewasa.

Karna pemikiran-pemikiran tersebut kebanyakan para penggemar budaya ini akhirnya aktif dunia maya. Situs-situs jejaring sosial pun kini menjadi wadah mereka untuk berinteraksi. Watak dan sifat setiap orang itu berbeda, begitupun dengan kehidupan di dunia maya. mereka merasa bebas melakukan segalanya. Banyak orang menyebarkan hobi mereka tidak pada tempatnya sekan menunjukkan kebodohan mereka dan hanya menjadi bahan tertawaan dan olok-olok orang terpelajar. 
Contoh nyata yang banyak saya temui di lapangan seperti banyaknya orang-orang yang selalu memposting hal yang kurang penting di dunia maya. Mereka membuat seakan hobi mereka itu segalanya. Budaya jepang didewakannya sedang tanah air dihina-hina olehnya. hal serius dibuat bercanda dan yang paling buruk mereka tidak tahu tempat dan selalu memjawab hal apapun dengan sesuatu berbau jepang yang disukainya. Mereka para Weaboo(baca:wibu) adalah orang yang terlalu fanatik dengan negara jepang. Wibu dianggap orang rendahan karena nggak bisa menghargai negara sendiri dan parahnya dia suka merendahkan orang yang tidak suka jepang terus suka sok tau tentang jepang, merasa mereka beradadi jepang padahal tidak ,kadang makanan harus dari jepang. Bagi mereka yang berpendidikan dan masih berakal sehat menganggap mereka adalah kaum "Plebeian" yang patut untuk ditertawai. mka dari itu lebih baik kita suarakan gerakan Wibu Berkualitas, untuk memberantas kebodohan para Wibu Plebeians.

Posting Komentar

 
Top